Kamis, 30 Mei 2013

KALAU PARPOL DI PUSAT SERIUS GARAP MEDIA SOSIAL , DI DAERAH BAGIAMANA ?!

 Opini Oleh : MUHAMMAD NUR OKT

Ilustrasi Foto : pegasus007.blogspot.com

Kompas.com News merilis  sebuah Berita yang pantas untuk disimak oleh jajaran Pengurus Partai Politik di Daerah khususnya Kader Partai Demokrat, bahwa PoliticaWave.com merilis hasil survey dengan memantau percakapan Politik di media sosial terhadap Calon Presiden yang akan bertarung di Pilpres 2014, dari hasil pemnatauan pada oktober - desember 2012 mendapatkan hasil tokoh yang populer di Media Sosial. antara lain seperti Prabowo Subianto, Mahfud MD dan beberapa Tokoh lainnya.

Untuk masyarakat kelas menengah di perkotaan Media yang berbasis jaringan Internet semakin dianggap penting dan sangat Strategis dalam menjalin komunikasi Politik di Indonesia, tentu dianggap sangat efektif untuk melakukan sosialisasi dalam persiapan mengusung Caleg dan Kandidat di Pemilu 2014.

 Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Bapak Dr.H.Susilo Bambang Yudhoyono serta petinggi Partai Demokrat lainnya seperti Ketua Harian Pa Syarief Hasan, Sekjen Mas Ibas, di Sulbar Ketua DPD Pa Drs.H.Suhardi Duka, MM  sudah eksis di Media Sosial melalui akun Facebook dan Twitter untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat diseluruh penjuru Tanah air, menyampaikan pesan dan kesannya serta menjalin komunikasi timbal balik disaming menyampaikan pesan juga mendengarkan pendapat dan keluhan masyarakatnya.

Beberapa Partai Politik Peserta Pemilu telah membentuk Tim Khusus untuk menangani Komunikasi melalui Media Sosial :
  1.  Gerindra misalnya yang sejak semula melakukan Sosialisasi mengenai Calon Presiden yang akan diusung di 2014  Pa Prabowo yang karena seringnya tampil di Media Sosial yang dikelola dengan baik Pa Prabowo menjadi salahsatu Calon yang sangat di kenal oleh Masyarakat diseluruh Indonesia.Betul bahwasanya Media Sosial yang berbasis Interneti seperti Facebook, Twitter dapat di gunakan untuk menyampaikan pesan sosialisasi dan komunikasi Politik yang intensip berupa tulisan, foto dan Vidio tentang Parpol dan Kandidatnya, karena Media Sosial sangat terbuka dan bisa diakses oleh siapa saja secara meluas dan menyeluruh, kemudian berlanjut ke ruang public hingga ke warung kopi.
    Melalui Media Sosial bisa terjalin komunikasi dua arah ( aktif ) menyapa, menuangkan Ide dan menanti tanggapan dari Akun-Akun pertemanan. Apa yang dikatakan oleh Wakil Ketua Gerindra Bung FADLI SON  kepada Kompas.com bahwa " Media sosial potensial untuk membangun kesadaran, kesukaan, dan keterpilihan (elektabilitas) untuk pemimpin politik. Kami juga menerima banyak masukan langsung, termasuk berbagai kritik " sangat relevan dan benar adanya.

  2. PARTAI AMANAT NASIONAL ( PAN ) , Kalau Gerindra sudah sejak lama menggunkan Media Sosial untuk melakukan sosialisasi terhadap Kandidat Presiden Pa Prabowo melalui FB dan Twitter @prabowo08,  PAN ( Partai Amanat Nasional ) tak mau ketinggalan dikabarkan pula bahwa Ketua DPP Partai Amanat Nasional Bima Arya Sugiarto mengatakan, calon anggota legislatif, relawan, dan berbagai komunitas pendukung PAN terus bergerak membangun dukungan bagi pengajuan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sebagai calon presiden dalam Pemilu 2014. Sosialisasi dilakukan lewat beragam medium, dengan gerilya darat dan udara, termasuk media sosial. Tren di media sosial menarik dicermati dengan berbagai penanda di akun @hattarajasa.
    ”Kami juga menganalisis kualitas interaksi di media sosial. Bagi kami, ini penting untuk membangun kedekatan emosional, bukan hanya komunikasi satu arah. Kami bahkan banyak dapat saran, umpan balik, dan gagasan,” katanya.kepada Kompas.com yang dirilis Rabu, 29 Mei 2013.
  3. PARTAI GOLONGAN KARYA ( GOLKAR ) setelah Gerindra, Partai Amanat Nasional kita simak apa kata Wakil Sekertaris Jenderal Partai Golkar Lalu Mara Satriawangsa yang  kepada kompas.com  tentang Media Sosial " kaum muda disadari sebagai penentu kemenangan dalam Pemilu 2014. Karena itu, pendekatan khusus kepada kaum muda gencar dilakukan. ”Kaum muda adalah penentu. Jumlah mereka sangat besar, mencapai 80 juta orang,” kata Mara.       Menurutnya saat melakukan sosialisasi, calon anggota legislatif Golkar menerapkan strategi khusus untuk merangkul kaum muda dengan sesering mungkin berbaur dalam komunitas orang muda. Dalam rangka mendukung pencalonan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, lanjutnya, Golkar juga terus berupaya memperkenalkan Aburizal kepada kaum muda. Media sosial diakuinya merupakan salah satu sarana yang dipakai.
Penulis yang sejak 3 tahun lalu aktif berkecimpung di Dunia Maya sebagai penulis dan Blogger sangat sependapat dengan yang diutarakan Apa yang dikatakan Oleh 3 Politisi dari 3 Partai berbeda Gerindra, PAN dan Golkar tentang pentingnya Media Sosial dalam menyelenggarakan Komunikasi Politik yang efektif bagi Calon Legeslatif, kandidat Calon Kepala Daerah maupun Kandidat Presiden di Pemilu 2014.

Pendapat Pribadi berdasarkan Pengalaman dan penelusuran penulis selama berkecimpung di Media Sosial yang kebetulan berdomisili di daerah Provinsi Sulawesi Barat, mendapatkan data bahwa penggunaan Media Sosial sebagai sarana paling efektif  untuk menjalin komunikasi Politik dua arah ( ada komunikan dan ada  Komunikasi ) dalam  Sosialisasi bagi para Politisi masih kurang bergairah dan masih bergantung sepenuhnya pada Sosialisasi melalui Mainsteram Media, Media Elektronik,  alat peraga berupa spanduk dan Baliho, dan sosialisasi langsung dan terbuka dengan turun langsung ke lapangan menemui konstituennya, sosialisasi seperti ini juga penting namun sudah lumrah dan digunakan oleh semua Caleg atau Kandidat sehingga kita perlu mengkombain antara cara lama yang lasim dengan Media Sosial.

Media Sosial telah terbukti manjur digunakan oleh Presiden Amerika Serikat Barack Husein Obama untuk melangkah ke Gedung Putih untuk 2 priode, serta berhasil mengangkat Nama Jokowi Wali Kota Surakarta ( Solo ) melambung dan menjadi Trend di Kancah Pencalonan Presiden 2014. dimana sebelumnya mengkandaskan harapan Petahana  Pa Foke untuk melanjutkan misinya menjadi Gubernur DKI untuk yang kedua kalinya.

Dari hasil penelusuran pula penulis menemukan sekitar puluhan ribu Akun Facebook dan Twitter di Sulawesi Barat dan sekitarnya dimiliki sebahagian besar oleh anak muda yang berumur antara 14 sampai dengan 35 tahun, sebahagian besar dari mereka masih duduk dibangku SMP, SMA dan lainnya Mahasiswa serta Kariyawan.

Karena ini pendapat pribadi berdasarkan hasil penelusuran sendiri bukan hasil survey berdasarkan keilmuan maka kredibilitasnya belum bisa dipertanggung jawabkan secara Ilmu pengetahuan, mungkin ada diatara pembaca yang punya datanya silahkan di tuliskan pada komentar dengan menggunkan Akun Email Gmail.com, Terima kasih.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar