Kamis, 25 April 2013

PREDIKSI BILA PILKADA MAMASA DIADAKAN SEKARANG DUA PASANGAN BAKAL MAJU KEPUTARAN KEDUA !?

Prediksi singkat bagian 1 oleh : Muhammad Nur

Pasangan Calon Bupati Mamasa 2013-2018  No.4 Rudiyanto - Hapri

Sebagaimana telah ketahui bersama bahwa Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Mamasa pada hari Senin tanggal 22 April 2013 telah menetapkan 7 Kandidat Bupati Mamasa dan melakukan pengundian Nomor urut Kandidat Pemilihan Kepala Daerah Mamasa priode 2013 - 2018, dengan urutan Nomor pasangan Calon Bupati Dan Calon Wakil Bupati dalam 1 (satu ) paket sebagai berikut :
  1. NOMOR URUT SATU,MARIO SAID BERPASANGAN DENGAN SIMON, dukungan PDK, PMD dan Partai Builan Bintang.
  2. NOMOR URUT DUA, RAMLAN BADAWI DAN VICTOR PAOTONAN, Petahana yang diusung oleh Partai Golkar, PKB dan PDIP.
  3. NOMOR URUT TIGA, ELIPAS PALANGI DENGAN WEMPI BANGA, dari Calon Independen.
  4. NOMOR URUT EMPAT, RUDIYANTO BERPASANGAN DENGAN HAPRI DEMALIMA, melalui dukungan 5 Partai Antara lain Partai Demokrat, Hanura, Partai Buruh, Partai Pelopor
  5. NOMOR URUT LIMA, OBEDNEGO DEPARINDING DAN DAVID BAMBALAYUK, didukung oleh Partai Perjuangan Indonesia Baru ( PIB ) dan Partai Bintang Reformasi ( PBR ).
  6. NOMOR URUT ENAM, MERVI PERASAN DENGAN SAHARUDDIN TINGGI,
  7. NOMOR URUT TUJUH, LINGGI DAN EDY MULIONO.
 Sesuai rencana Pilkada Mamasa akan digelar pada tanggal 6 Juni 2013 yang akan datang diperkirakan sekitar 145.000- pemilik suara akan menetukan sikap untuk memilih ke 7 (tujuh ) pasangan calon berdasarkan pilihan dan kriteria mereka dibilik suara pada Hari H yang telah ditentukan, siapa Putra Mamasa terbaik dari yang terbaik yang paling pantas memimpin Mamasa untuk 5 tahun  kedepan

Berdasarkan hasil Survey yang dirilis Berita Kota pada awal bulan Maret yang lalu, IPI ( Index Politica Indonesia ) menempatkan 3 besar kandidat terpopuler dari 7 kandidat yang akan bertarung di Pilkada Mamasa  masing-masing sebagai berikut :
  1. Pasangan Ramlan Badawi  ( Petahana ) - Victor Paotonan  dengan tingkat Popularitas 86% dan tingkat elektabilitas sekitar 37,11 %
  2. Ditempat kedua Obednego Deparinding ( Mantan Bupati ) berpasangan dengan  David Bambalayuk tingkat popularitas mencapai 85% dan tingkat elektabilitas sekitar 21,69 %.
  3. Ditempat ketiga pasangan Rudyanto berpasangan dengan Hapri Demmalima tingkat popularitas 68% dan elektabilitas 14,10%.
Mengamati hasil survey yang dilakukan oleh IPI bila itu dilakukan pada bulan Januari 2013 yang lalu hasil tersebut wajar wajar saja terjadi 2 ( dua ) kandidat yang berada diatas Pa Rudianto adalah Petahana dan Mantan Petahana yang telah mempunyai basis massa di Pilkada sebelumnya, faktor keterkenalan dan keterpilihan tentu akan lebih tinggi dibandingkan dengan Peserta Baru,  kalau diumpamakan sebagai murid di sekolah bagaimanapun seorang murid baru harus  pandai membawa diri pandai mencuri hati teman-teman untuk merebut simpati dan empaty yang lebih dari kandidat lain. 

Sebagaimana Kita tahu Survey yang menempatkan Pa Rudiyanto di jajaran 3 besar tersebut diselenggarakan oleh IPI  dari 28 Januari sampai dengan 8 Pebruari 2013 yang lalu tidak menutup kemungkin apabila survey didakan saat ini hasilnya akan berbeda dengan hasil survey yang ada, Dengan sangat yakin saya berpendapat Pa Rudy yang didukung oleh mesin Partai dan Tim Sukses yang solid bekerja secara terencana maksimal dan teroganisir dengan baik melalui pendekatan langsung atau tak l;angsung dengan masyarakat akar rumput untuk memenangkan Pertarungan Kursi Nomor 1 ( satu ) di Mamasa. pooling beliau akan naik di 2 besar apabila Survey dari Tim Indefenden dilaksanakan sekarang !?

Dalam perhitungan atau prediksi Orang Awam karena saya bukan dukun peramal  2 ( dua ) Kandidat yang akan bersaing ketat dalam Pilkada Mamasa yaitu pasangan yang diusung Demokrat Hanura Partai Buruh dan Partai Pelopor Pasangan Rudi - Hapri dengan Pasangan Petahana Ramlan Badawi - Victor Paotonan, Jika Pilgub jadi dua putaran, dua paket ini diprediksi bakal maju ke putaran kedua. 

Analisa sederhana dari pengamatan dan penelusuran sederhana yang Saya lakukan sendiri dengan suka rela tanpa disuruh apalagi dibayar oleh pihak-pihak yang terlibat di Pemilukada Mamasa, Alasan saya sederhana saja. 
  1.  Pertama, kedua paket itu didukung partai politik besar tingkat nasional dan koalisi partai-partai yang memiliki suara signifikan di wilayah Sulawesi Barat. Kedua, adanya dukungan dari tokoh-tokoh lokal baik tokoh adat maupun tokoh politik. Bahkan Gubernur/ bupati  yang masih menjabat secara terang-terangan memberi dukungann di panggung politik untuk keduanya. 
  2. Kita tahu dan kemungkinan menyaksikan sendiri jumlah massa yang hadir saat sosialisai  keduanya di berbagai tempat dan waktu selalu saja padat pengunjung. Kendati faktor ini bisa kebetulan saja dan belum bisa  dijadikan indikator, namun hal ini sangat  bisa   mempengaruhi psikologi massa khususnya masa yang masih mengambang yang belum menentukan pilihan.

BERSAMBUNG....BAGIAN KEDUA..




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar