Minggu, 03 Maret 2013

JOKOWI BERKATA " INI BISA DIDENGAR DAN DITERAPKAN

 Rakyat miskin beri solusi bukan uang, beri pancing bukan ikan ( foto : pilgubjabar.worpress.com )

OPINI OLEH : MUHAMMAD NUR.
 
Kita semua tahu sosok Jokowi Guberbur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta priode 2012-2017 kader Partai Denokrasi Perjuangan, kita tak memandang dari Partai mana Beliau berasal, sebagai Pemimpin yang mempunyai cita rasa dan gaya kepemimpinan yang memang khas dari bakat alami tanpa dibuat-buat  dan berhasil memukau masyarakat,  ada beberapa hal yang bisa ditiru dan diterapkan tentu yang sesuai kepribadian masing-masing person.

Saya yakin bahwa di dunia tak ada lagi ciptaan atau penemuan baru kecuali melengkapi dan membuat innovasi kearah yang lebih baik, contoh kecil pembuatan mobil yang dari tahun-tahun ke tahun hanya mengalami perbaikan dan penyempurnaan saja walau berbeda pabrik dan Negara pembuat Mobil, namanya tetap mobil dan kalau mobil bisa terbang namanya jadi mobil pesawat, mobil yang juga pesawat keduanya sudah ada, iya kan ? meniru dan lebih bagus,lebih sempurna, lebih canggih  daripada sebelumnya itu namanya inovasi.

Kembali ke Laptop,  substansi maksudku, Jokowi di hadapan  warga yang memenuhi Wisma Tiberias di Lubuk Pakam, Beliau mengatakan untuk menjadi pemimpin seseorang itu harus mampu mengutamakan rakyat. Pemimpin harus mendatangi rakyat setiap hari, mencari tahu apa masalahnya dan memberikan solusi atas persoalan yang tengah dihadapi mereka.

Sebagaimana dilansir oleh detikNews Minggu ( 03/03/13 ) Jokowi mengatakan bahwa  "Pemimpin itu gak perlu pintar, nanti malah minterin rakyatnya, yang penting jujur dan bersih. Rakyat adalah nomor satu. Setiap hari datangi mereka. Keluhannya apa, kesulitannya apa. Carikan kebijakan agar mereka bisa keluar dari problem persoalan yang ada. Jangan sampai rakyat gak makan, pemimpinnya diam saja. Tidak benar pemimpin seperti itu," tukas Jokowi.

Pemimpin, kata Jokowi, haruslah mengerti persoalan yang dialami rakyat. Jika tidak bisa ke rumah sakit, buat kebijakan sehingga mereka bisa ke rumah sakit. Jika tidak bisa sekolah, harus membuat kebijakan sehingga mereka bisa sekolah. APBD bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat.

"Yang pentingnya APBD-nya, jangan... ?" tukas Jokowi.

"Dikorupsi...,“ sambung ribuan peserta pertemuan dengan kompak.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menceritakan tentang apa yang dia lakukan ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Situasinya dia dan Ahok sama-sama tidak punya uang.

"Awalnya saya kira Ahok itu Cina kaya, ternyata juga gak punya duit," tukas Jokowi yang disambut tawa para peserta.

Karena sama-sama tidak punya uang, maka kedua membekali diri dengan semangat. Dengan bekal itu kemudian mendatangi pasar demi pasar, dari kampung ke kampung, dari rumah ke rumah. Membeberkan kepada rakyat apa yang menjadi tawaran programnya.

"Ternyata rakyat senang. Putaran pertama menang, ngalahin yang punya uang triliunan. Ya sudah putaran kedua tak tinggal tidur," tukas Jokowi yang disambut tawa hadirin.

Meniru yang baik dari siapapun demi kebaikan dan kemaslahatan bersama tentu tidak akan dilarang , karena itu kepada para kandidat Kepala Daerah baik di Mamasa, Polman serta calon legeslatif di seluruh Provinsi Sulbar sebagaimana yang sering di dengung-dengungkan oleh Pa SDK   untuk selalu mengedepankan rakyat. Tentu dengan memberi  solusi untuk mengatasi masalah rakyat  sebagai bagian dari kebijakan yang akan diambil jika para calon Kepala Daerah dan Anggota Legeslatif nanti terpilih di pertarungan Pilkada.dan Pemilu 2014.

Memang Kita butuh Pemimpin Bersih, jujur dan Komitmen, bukan yang kaya dan rakus serta Sombong.***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar