Sabtu, 14 September 2013

INILAH 7 SOSOK YANG BAKAL MENGEJAR POPULARITAS JOKOWI DI PILPRES 2014 !?

 OPINI MUHAMMAD NUR INNO

 Konvensi Partai Demokrat ( kreasi foto : Demokrat Motor Club Facebook )

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) dan Dahlan Iskan  yang sejak 2012 yang lalu menjadi tokoh paling populer Versi google Indonesia, hingga kini survey masih menempatkan Mantan Walikota Surakarta  Jokowi sebagai Tokoh paling populer tahun 2013.

Pada tahun 2013 Gubernur DKI Jakarta masa bhakti 2012 - 2017 ini masih di daulat sebagai tokoh terpopuler  versi Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG). Jokowi meraup 25,48 persen suara dan mengalahkan 14 tokoh lainnya. Survey tersebut diselenggarakan oleh SSSG  pada tanggal  3 s/d 22 Juni 2013 dengan tingkat kebenaran  diklaim mencapai 99 persen dan margin of error sampling  2,61 persen. 

Sebagaimana dirilis plasa.msn.com Survey SSSG mengambil sample responden populasi masyarakat yang tinggal di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Denpasar, dan Balikpapan. Metode pengumpulan data dengan wawancara via telepon kepada masing-masing warga sejumlah  2.450 responden yang terdapat dalam buku Telkom.

Mari kita simak hasilnya mencengangkan Joko Widodo neraih 25,48 persen meninggalkan 14 Tokoh Populer lainnya seperti Prabowo Subianto 10,52 persen dan Dahlan Iskan yang berada di pisisi ke- lima 4,14 persen.

Walau berada dipuncak Jokowi  dikabarkan belum mampu mengalahkan perolehan koresponden yang memilih tokoh lainnya yang mencapai suara 37,87 persen. Adapun koresponden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab mencapai 1,95 persen., itu berarti masih ada sekitar 39,82 % suara yang masih mengambang dan belum menentuikan pilihan, kalau  Capres lainnya bisa menggenjot dan memaksimalkan sisa waktu untuk meraih massa yang belum menentukan pilihan niscaya akan mampu mengejar bahkan menyalib Jokowi sebai Capres paling populer.

Penulis sangat sependapat dengan apa yang dikatakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustofa yang dirilis di VivaNews.com Jum'at 13 Desember 2013  yang merasa tak yakin elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terus berada di puncak. Saan menyebutkan, suatu saat akan ada calon presiden yang bisa menyusul elektabilitas Jokowi.

"Tidak akan mungkin Jokowi dibiarkan berlari. Nanti pasti akan ada yang mengejar," kata Saan kepada VivaNews di Gedung DPR, Jumat 13 September 2013.

Apa yang dikatakan oleh Bung Saan sangat beralasan " Elektabilitas Jokowi masih terbawa eforia kemenangannya di Pilkada DKI Jakarta dan pemberitaan Media yang begitu gencar memberitakan sosok Jokowi,  beberapa capres alternatif selain Jokowi belum memiliki popularitas yang maksimal. Tapi, dia yakin elektabilitas capres alternatif ini bisa menyusul Jokowi jika mereka bisa memaksimalkan popularitas masing-masing.

Kepopuleran  manusia ada batasnya, manusia juga mempunyai  perasaan jenuh kalau disuguhi oleh tontonan dan kata-kata sanjungan yang belum terbukti mampu menyelesaikan masaalah yang pelik dan kalau masyarakat sudah jenuh,. mereka kan pergi dan memilih sosok yang baru. 

Sosok baru itu bisa datang dari para peserta Konvensi Partai Demokrat atau Tokoh diluar Konvensi Partai Demokrat dari Capres Partai lain, bahkaan bisa datang dari Tokoh lainnya seperti Jusuf Kalla, Mahfud MD, Chaerul Tanjung, Abraham Samad atau lainnya bila mereka nanti bisa menjadi Capres/ Cawapres 2014

Tanpa tedeng aling-aling penulis bekeyakinan pula bahwa  pada akhir 2013 atau awal tahun 2014 akan muncul Calon yang bakal mampu mengejar Elektabilitas Joko Widodo, mereka yang akan penulis tanpilkan khusus  adalah Tokoh yang sedang mengikuti Komvensi Partai Demokrat.

Siapakah Capres yang berasal dari Konvensi Partai Demokrat yang menurut penulis bakal menyaingi Jokowidodo di Capres 2014 ?! :
  1. DAHLAN ISKAN ( Meneg BUMN ),
  2. ANIES BASWEDAN ( Rektor Paramadina ),
  3. PRAMONO EDIE WIBOWO ( Mantan Kasad ),
  4. MARZUKI ALI ( Ketua DPR RI ),
  5. GITA WIRYAWAN ( Mentri Perdagangan ),
  6. IRMAN GUSMAN ( Ketua DPD )
  7. DINO PATI JALAL ( Mentri Luar Negeri ),
Daftar tersebut diatas bukan berarti berdasarkan Rangking, dan bukan hasil survey atau pengkajian, tapi merupakan opini penulis saja berdasarkan hasik pengamatan biasa melalui media tidak menutup kemungkinan berbeda dengan hasil survey yang dilakukan oleh Lembaga Survey berdasar keilmuan yang sangat kredibel, semoga bermanfaat ***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar