Rabu, 27 Februari 2013

PERMEN DARI PA MAX DAN PESAN BB MAS IBAS

MAS IBAS ( Foto : m.skalanews.com )

 OPINI Oleh : MUHAMMAD NUR

Mamuju Rabu 27/2/13, Dikabarkan bahwa Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mempersilakan sejumlah kader pendukung Anas Urbaningrum untuk keluar dari partai. Demokrat dan tidak akan memaksa para pendukung Anas untuk tetap bertahan.

Max mengatakan bahwa Demokrat telah melakukan beberapa langkah-langkah untuk menahan para kadernya untuk tetap bertahan lewat berbagai cara melalui penandatanganan Fakta Integritas dan Rapimnas misalnya untuk membuat para kader menjadi Solid,

Namun telah berupaya Max mengharagai pula suara hati para kader, mereka tak mungkin dipaksa karena mereka punya pilihan politik masing masing, itu Kata Wakil Ketu DPP Partai Demokrat Max Sopacua,  kalau tidak mau menurut, mau diapakan lagi. Masa seperti anak kecil harus digendong, harus dikasih permen. Tidak perlu seperti itu  kata Max saat berbincang dengan Wartawan VivaNews pada hari selasa 26/2/2013 di Jakarta.

Berdasarkan hasil pengatamatan kami melalui berbagai Media, baik elektronic, cetak, media online dan media sosial secara berkala baru ada 3 Orang yang sudah dengan terang-terangan berujar mundur dari Partai Demokrat padahal jumlah kader yang masuk dalam jajaran kepengurusan Partai  Demokrat berjumlah  ratusan ribu  Orang diseluruh Indonesia, mereka yang sudah mengumumkan pengunduran dirinya adalah :  Ketua Umum Partai Demokrat Mas Anas Urbaningrum, Wakil Direktur Eksekutif Rachmat, dan Ketua DPC Demokrat Cilacap Tridianto, yang Saya belum mengetahui apakah Mas Anas, Rachmat dan Tridianto sudah mengajukan surat resmi pengunduran dirinya  kepada Partai Demokrat.

Mas Anas Urbaningrum melalui Sekretaris Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Partai Demokrat Carrel Ticualu  di kediaman Anas Urbaningrum, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin malam, 25 Februari 2013.menghimbau kader Partai Demokrat pendukungnya  agar tak mengundurkan diri kecuali diusir dari Partai Demokrat " Kata Carel.

Sebagai Kader Partai Demokrat di Prov.Sulawesi Barat dibawa kepemimpinan Pa Drs.H.Suhardi Duka,MM,  mengakui sedikit terperanjat mendengar pernyataan beberapa kader dan pandangan pengamat di Media yang membuat kemelut yang sesungguhnya mudah dicerna menjadi rumit bagai benang kusut , saya tak perlu mengulas lagi karena bukan rahasia umum peristiwanya sudah sedimikian membahana dan menjadi santapan hampir setiap saat diberbagai Media.

Sesungguhnya kasus hukum yang menimpa Mas Anas bukanlah  peristiwa yang  baru kemarin muncul kepermukaan, tuduhan Muhammad Nazaruddin sudah dilontarkan sejak pelariannya ke luar Negeri kurang lebih 2 tahun yang lalu terus diucapkan berulang kali hingga sekarang hampir disetiap kesempatan Beliau  di wawancarai Oleh Media, yang menjadikan peristiwa hukum ini menjadi semakin menarik dan menjadi Trending Topik karena kebetulan diikuti oleh peristiwa-peristiwa yang bisa menimbulkan sakwasangka terhadap permasalahan yang terjadi.

Mas Anas berulang kali telah melakukan verifikasi atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya Oleh Nazaruddin bahwa dirinya tak terlibat, saking yakinnya Mas Anas rela digantung di Monas, maaf kalau boleh Saya berandai-andai, kalau saja permasalahan yang menimpa Mas Anas bisa lebih cepat diselesaikan tentu imbasnya tak akan berpengaruh besar bagi elektabilitas Partai, jarak antara penentuan tersangka bagi kader Partai Demokrat dimulai dari Nazaruddin, Anggelia Sondakh, kemudian Andi Mallarangeng lalu Mas Anas makan waktu tahunan, belum redah kasus yang satu, muncul lagi kasus yang lain dan seterusnya.membuat Partai harus berupaya keras untuk menaikkan elektabilitasnya.

Peristiwa hukum yang menimpa Ketua Umum Partai Demokrat Mas Anas tidaklah membuat kader dan simpatisan Partai Demokrat Sulawesi Barat  menjadi pesimis dan terpengaruh oleh gegap gempita pemberitaan  di Media, walau  prihatin dan sedih  terhadap takdir yang menimpa Mas Anas, DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat tak mau terlalu berduka, anggaplah itu Badai yang hanya sementara dan akan berlalu pada waktunya, mendung tak selamanya kelabu,  Partai Demokrat Sulbar akan tetap setia pada Partait, tetap solid dan rapatkan barisan, dengan kerja keras  untuk memenangkan Partai Demokrat di Pilkada  daerah Sulbar dan Pemilu 2014. Sesungguhnya subyek dari tulisan ini adalah Pesan BlackBerry Mas Ibas kepada segenap Kader dan simpatisan Partai dimana saja berada melalui Rocky seperti dibawah ini :
  1. Kita semua loyal dan siap menjalankan arahan dan kebijakan Majelis Tinggi Partai dan Kawanbin ( Ketua Dewan Pembina ) .
  2. Urusan Mantan Ketua Umum ( Anas Urbaningrum ) merupakan rana hukum kita menghargai supermasi hukum dan Partai Demokrat tidak ada intervensi hukum apapun;
  3. Partai Demokrat akan tetap kompak, solid dan jangan sampai terpengaruh campur tangan dari pihak luar.
SALAM DEMOKRAT 

SEKJEN DPP PARTAI DEMOKRAT,

EDHIE BASKORO YUDHOYONO

SEKIAN DAN SALAM DARI PA SDK


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar