Kamis, 08 Januari 2015

MEMBACA PELUANG DAN TANTANGAN KELUARGA BAPAK H.ARAS TAMMAUNI DI PILKADA MAMUJU TENGAH

Foto : Muhammad Nur OKT

OPINI SAYA  : MUHAMMAD NUR OKT

Sebuah prolog "  Dalam sebuah kesempatan pada Rapat Konsolidasi dan Pemebentukan Panitia Rapat Kerja DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat yang diselenggarakan pada selasa malam 6 Januari 2015 di Sekertariat DPD PD Sulbar Jalan Husni Thamrin No. 7 Mamuju, Ketua DPD Partai Demokrat Prov. Sulawesi Barat sempat melontarkan pernyataan yang keras tentang Pilkada di Sulawesi Barat, dalam pernyataan itu Beliau berujar dan berpesan kepada para kader partai agar berupaya keras untuk memenangkan setidaknya 2 Kandidat Bupati di Pilkada 2015 - 2016, adapun 2 Kandidat Bupati di 2 Kabupaten yang dimaksud adalah Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah, serta beruapaya memenangkan 1 Kandidat Wakil Bupati di Mamuju Utara." 

" Kalau kita tak bisa merebut salah satu target kita  , memenangkan salah satu Kandidat kita di Pilkada Kabupaten maupun Provinsi di Sulawesi Barat, riwayat kita sebagai Partai Pemenang Pemilu di Sulawesi Barat  telah selesai,  Demokrat tak ingin habis di Sulawesi Barat untuk itu kita harus berupaya dengan keras memenangkan kader kita dalam Pertarungan di Pilkada nanti " ujarnya.

Penulis sampai hari ini belum mengetahui siapa saja yang akan tampil bertarung di Pilkada Mateng, dan siapa saja yang bakal diusung oleh Partai yang memiliki kursi di Parlemen Mamuju Tengah itu , sedianya Pilkada di 3 ( tiga ) Kabupaten Sulawesi Barat yaitu Kabupaten Mamuju, Mamuju Utara dan Mamuju Tengah sesuai jadwal digelar pada Tahun 2015, karena satu dan lain hal kemungkinan penyelenggaraan Pilkada tersebut molor  dan mundur ke Tahun 2016 , tak menutup kenumgkinan pula dilaksanakan secara serentak di 5 ( lima ) tempat maksudnya dengan Pilkada Kabupaten Majene dan Pilkada Sulawesi Barat.

Sejauh ini penulis belum mendapatkan data tentang Partai pengusung para Kandidat dan siapa saja Bakal Calon Bupati/ Wakil Bupati yang akan bersaing di Pilkada Mamuju Tengah, yang jelas dan pasti salah satu dari Glen ( Keluarga ) Bapak H. Aras Tammauni sesepuh Partai Demokrat Sulawesi Barat dipastikan akan menggunakan Partai Demokrat sebagai kendaraan Politik menuju Pilkada Mateng. Partai Demokrat sebagai Partai Pemenang Pemilu 2014 di Mamuju Tengah punya kesempatan itu , disamping berhasil menempatkan anggota Fraksi H. Arsal Aras sebagai Ketua DPRD Mamuju Tengah, Partai Demokrat berhasil menempatkan 2 ( dua ) Orang Legislatornya di DPRD Prov. Sulawesi Barat.

Tak terlalu membutuhkan waktu lama untuk melakukan konsolidasi dan Sosialisasi untuk memenangkan Kandidat dari Partai Demokrat, menurut pengamatan penulis dari searching dengan teman-teman, jaringan telepon dan media online Demokrat akan mampu menempatkan kandidatnya sebagai Pemenang di Pilkada Mateng berdasarkan Data dan Fakta dilapang bahwa Keluarga Bapak H. Aras Tammauni mendapatkat kepercayaan dan ekspektasi yang tinggi dari masyarakat Mamuju Tengah sebagai putra daerah Beliau ini adalah Pemuka Masyarakat yang telah berpuluh-puluh tahun memimpin dengan baik dan bijak di daerahnya, sebagai Pemimpin Ideal yang dekat dengan rakyat sehingga harus dipilih untuk memimpin Mamuju Tengah 5 ( lima ) Tahun kedepan.


Faktor penunjang lainnya  yang mendukung Keluarga Bapak H. Aras Tammauni untuk memenangkan Pilkada Mateng adalah Solidnya Partai Pendukung yang berkomitmen untuk mengawal Kandidat terbaik Partai Demokrat ini guna  meletakkan dasar-dasar yang kokoh bagi Pembangunan dengan  memaksimalkan Pembangunan yang berpihak pada masyarakat yang dimulai dari Desa, 

Prestasi yang gemilang yang dicapai Bapak H. Aras Tammauni ketika  memimpin di Tobadak  sebelumnya, disertai pendekatan yang humanis, mengedepankan kepada masyarakat kecil di pedesaan  akan menjadi salah satu tolok ukur  untuk meraih kemenangan, saat ini Saya meyakini Keluarga Pa H. Aras Tammauni  berada diatas angin dalam segi Populer dan Elektabilitas.


Kalau dikaji secara sederhana hanya ada beberapa Bakal Calon yang mungkin bisa mendampingi Glen H. Aras Tammauni sebagai pesaing di Pilkada Mamuju Tengah menurut penulis salah satu diantaranya adalah  Bapak  H. Ismail Zainuddin Pejabat Bupati Mamuju Tengah yang bisa dianggap sebagai   Bupati petahana, bila Beliau bisa memanfaatkan moment beberapa bulan terakhir menampakkan kinerja yang baik dan  melakukan blusukan dengan thema pendekatan dari hati kehati, serta menggenjot sosialisasi menggunakan media untuk meningkatkan elektabilitas, tidak menutup kemunginan masih ada harapan yang berbinar, tanpa upaya dan kiat-kiat khusus peluang itu nampaknya kurang signifikan.


Mari kita simak salah satu alasan mengapa masyarakat menentukan pilihannya kepada kandidat adalah " Karena ketertarikan mereka pada Tayangan Media ( promosi Kandidat/ Caleg melalui Media ) yang menyajikan hasl-hal yang positif terhadap Tokoh atau Kandidat, promosi ( iklan ) media  akan sangat berpengaruh terhadap kepopuleran dan elektabilitas Kandidat. "  mengenai hal tersebut baca disini " 


Mengenai Petahana ( Kalau untuk Mamuju Tengah belum bisa dikatakan ada Petanaha ), namun bila kita berkaca Berdasarkan penggalan pengalaman mengenai Petahana, sangatlah jarang Petahana yang gagal bertahan dalam Pilkada di Indonesia antara 1 berbanding  10 atau hanya sekitar 10 % , selain populer yang berimbas pada elektabilitas  mengalahkan pasangan lainnya terkecuali  yang terjerat hukum, gagal menepati janji kampanye dan gagal dalam memimpin Daerahnya.


Analisis sederhana yang bisa menjadi penyebab  dari kekalahan yang mungkin terjadi pada pasangan  Glen Bapak H. Aras Tammauni di Pilkada Mateng hanya bila kemudian pesaingnya melakukan  trik politik,  melakukan sosialisasi dan kampanye yang lebih dahsyat, lebih baik dan terstruktur sebagaimana yang disebutkam sebelumnya serta melakukan bargening Politik dengan Pasangan atau beberapa pasangan yang ikut serta untuk berbagi rasa dan asa di Pilkada Mamuju Tengah.

Tentu akan Banyak Issu yang berkembang jelang Pilkada di Mamuju tengah , isu itu tak mungkin bisa di filter satu persatu, lawan-lawan politik akan melontarkan berbagai issu negatif  namanya issu bisa negatif tentulah tidak berdasar namun hal ini bisa mempengaruhi opini masyarakat, kita berharap perang issu yang akan melemahkan salah satu pihak dapat disaring oleh  masyarakat Mamuju Tengah yang pada umumnya adalah masyarakat berpendidikan dengan tingkat kecerdasan diatas rata-rata. dapat memilah dan memilih mana issu yang benar dan tidak beralasan yang sengaja ditiupkan jelang pesta demokrasi Pilkada Mateng untuk melumpuhkan lawan Politiknya.


Namanya persaingan Bagi pasangan yang berhasil mengelola issu negatif menjadi issu positif dan berhasil meyakinkan masyarakat Mamuju Tengah  untuk menjatuhkan pilihannya pada kandidat mereka Dialah yang akan jadi pemenang, bagiamanapun ini adalah pesta Demokrasi dimana suara rakyat adalah penentu kemenangan dalam situasi seperti ini sulit untuk melakukan prediksi yang akurat seperti permainan Bola menggelinding tak tentu arah, tergantung bagaimana Timses masing-masing kandidat mengolah Kampanye menggunakan sisa waktu yang ada untuk menggolkan kandidatnya.

Keyakinan Saya tentang Pilkada  yang jujur tanpa masalah di Sulawesi Barat nanti sangat beralasan  bila mencermati penggalan pengalaman Pilkada sebelumnya , masyarakatnya yang beretika, ramah tamah, terdidik dengan mengutamakan kekeluargaan dan musyawarah , mencintai perdamaian dan ketentraman Insya Allah semua proses dalam Pilkada 2015- 2016 di Sulawesi Barat  akan berjalan aman terkendali,  walau ada sedikit riak riak kecil namanya Demokrasi dan kompetisi, tapi tak akan  sampai ada perselisihan yang mendalam yang mengakibatkan rusaknya sendi sendi kebersamaan dan keutuhan masyarakat Mamuju Tengah Khusunya dan Sulbar pada umumnya, Semoga Damai selalu menyelimuti Masyarakat Sulbar Damai di  hati , Damai dibumi, dan Damailah  diakhirat Nanti.


Dan  kalau ada kekeliruan data atau kalimat dalam artikel opini ini, mohon dikomfirmasi melalui kolom komentar dengan data untuk segera kami ralat, sebelum nya kami mohon maaf kalau ada yang keliru baik kalimatnya, penyajiannya dan terima kasih atas atensi pembaca** 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar