Sabtu, 30 Maret 2013

HARI INI PA SBY DIPILIH SECARA AKLAMASI SEBAGAI KETUA UMUM PARTAI DEMOKRAT




WARTA WARGA SULBAR BLOG BERITA KHUSUS PARTAI DEMOKRAT SULBAR

MENGUCAPKAN,

SELAMAT DAN SUKSES


 ILUSTRASI FOTO : VivaNews.com
ATAS KESEDIAAN " BAPAK DR.H.SUSILO BAMBANG YUDHOYONO " UNTUK  DIPILIH SEBAGAI KETUA UMUM PARTAI DEMOKRAT SECARA AKLAMASI HARI INI SABTU 30 MARET 2013 DI BALI


SEMOGA ALLAH SUBHANAHU WATAALA SELALU MENYERTAI BELIAU DALAM MENGEMBAN TUGAS NEGARA.

AMIN YA RABBAL ALAMIN.


MAMUJU, 30 APRIL 2013

WARTA WARGA SULBAR 

Jumat, 29 Maret 2013

APA ADA YANG SALAH KALAU PA SBY JADI KETUM, MAS IBAS TETAP SEKJEN ?!

 OPINI SAYA : MUHAMMAD NUR ( OKT )

       Pa SBY dan Mas Ibas ( foto : pelembang.tribunnews.com )

Kalau tak ada aral melintang Insya Allah Ketua Umum Partai Demokrat akan terpilih dengan aklamasi damai pada Kongres Luar Biasa yang akan digelar besok Sabtu tanggal 30 April 2013 bila Pa SBY bersedia untuk dicalonkan, kita meyakini bahwa semua unsur yang memiliki hak suara di Partai Demokrat mendukung bahkan mengusulkan agar Pa SBY tampil sebagai Ketua Umum untuk menyelamatkan biduk Partai dari karang-karang terjal yang menghadang, menaikkan elektabilitas Partai dalam menyongsong Pemilu 2014.

Sebagai Pendiri  Pa SBY adalah tokoh yang mempunyai kharisma, tokoh yang mampu menjadi perekat yang dapat menyatukan semua elemen dalam tubuh Partai Demokrat, tak ada sedikitpun keraguan bahwa Pa SBY akan mengalami kesulitan untuk membagi waktu antara Tugas Negara sebagai Presiden dan Tugas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, kedua jabatan ini bagai 2 sisimata uang yang tak bisa dipisahkan keduanya mempunyai kebijakan dan tujuan membangun masyartakat menuju cita-cita perjuangan bangsa mensejatrakan rakyat Indonesia.

Pa SBY sebagai Presiden dalam Kabinet Presidential adalah Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan sudah mengangkat  Menteri dan jajarannya secara terstrukur dari atas hinga kedaerah, di Daerah ada Gubernur sebagai perpanjangan tangan Pemerintah pusat, ada Bupati/ walikota Daerah otonomi yang menjalankan fungsi dan tugas sebagai Pemerintah Daerah hingga ketingkat paling bawah, Partai Demokrat demikian juga mulai dari tingkat pusat ada DPP, DPD, DPC, PAC dimana fungsi dan tugas dibagi habis dalam struktur Organisasi yang bekerja sesuai jobdiscription, apalagi saat ini Partai Demokrat telah mengarah kepada Organisasi Partai Modern dengan menempatkan Direktur Eksekutif ditngkat pusat dan Direktur Eksekutif Daerah disetiap DPD yang menangani administrasi perkantoran sebagaimana lasimnya sebuah Lembaga.

Dengan dasar pertimbangan tersebut Saya berpendapat bahwa  Pa SBY  sebagai Leader dan Manajer yang baik yang dapat mengangkat tingkat perekonomian masyarakat martabat bangsa dimata Internasional tentu  akan mampu memenej jajarannya di Pemerintahan maupun di Partai, kepiawaian Beliau sudah dibuktikan di 2 priode kepemimpinannya sebagai Presiden RI di era Reformasi dan Demokrasi terbuka seperti apa yang kita rasakan sekarang ini, sejak Reformasi bergulir dan tonggak Demokrasi ditegakkan hanya Pa SBY yang mampu bertahan dalam badai hingga akhir masa jabatannya yang pertama, dan terpilih kembali untuk jabatan yang kedua priode 2009 - 2014, yang Insya Allah akan berakhir di Tahun 2014 nanti dengan aman dan damai. 

Apabila Pa SBY bersedia dan menjadi Ketua Umum di KLB Bali tentu akan ada formatur yang akan merevisi kembali kepengurusan yang sudah ada setelah kongres selesai, kalau saat ini Pa SBY Ketua Dewan Pembina Exoficio Ketua Majelis Tinggi, pada saat terpilih jadi Ketua tidak menutup kemungkinan beberapa struktur diluar Dewan Pengurus akan dirampingkan atau dihapus, tergantung kesepakatan dalam KLB dan Ketua terpilih,

Kalau nanti Pa SBY jadi Ketua Umum, bagaimana dengan Mas Ibas apakah akan digeser dari Sekjen karena Beliau adalah anak Ketua Umum dan digantikan oleg Orang lain, menurut pendapat Saya bila hal itu tidak bertentangan dengan konstitusi partai, maka didalam kongres luar biasa seperti ini tak terlalu penting untuk diperdebatkan karena kongres diadakan karena Ketua Umum mengundurkan diri, maka kurang bijaksana kalau Mas Ibas masih ingin jadi Sekjen lalu diganti hanya dengan alasan bahwa Beliau adalah anak Ketua Umum.

Saya kira banyak contoh-contoh yang bisa Saya sampaikan disini mengenai peran Clan Keluarga  yang berkecimpung dalam Partai Politik, dimana Bapak dan Anak  saling bahu membahu bekerja sama untuk membesarkan Partai, tak perlu Saya menyebutnya satu-satu karena ini bukan rahasia umum, kalau hanya dengan alasan tanda tangan Ketua Umum dan Sekjen selalu  berdampingan dalam penandatanganan dokumen rasanya terlalu dipolitisir bukankah ini akan lebih memudahkan pelaksanaan Manajemen koordinasi dalam situasi Luar Biasa.

Kongres Luar Biasa diadakan karena ada kejadian Luar biasa dimana elektabilitas Partai menurun, Ketua Umum mundur, karena mundur Demokrat tidak punya Ketua Umum ( pergantian antar waktu Ketua Umum ) dalam situasi darurat  seperti sekarang ini apapun bisa dilakukan asal tidak melanggar peraturan perundang-undangan dan konstitusi Partai, untuik mengejar ketertinggalan dari Partai lainnya dan menyalib menuju kemenangan di Pemilu 2014 yang tinggal beberapa bulan lagi akan digelar, tak ada lagi waktu untuk berdebat soal kelayakan dengan situasi dikejar waktu, Saya yakin dalam kongres sesungguhnya di Tahun 2015 nanti dalam kondisi normal semua akan berjalan pada tatanan yang normal.

Ini hanya opini pribadi tidak menutup kemungkinan banyak yang tidak sependapat dengan saya, Sebagai pribadi Sayapun  minta maaf kalau ada yang keliru dan salah ucap dalam tulisan ini, Wassalam Terima kasih**.****

Rabu, 27 Maret 2013

ADITYA TERIMA PENGHARGAAN MILLENIUM DEVELOPMENT GOAL ( MDGS ) BIDANG PENDIDIKAN

OLEH ; MUHAMMAD NUR OKT


 M.Aditya ( foto : Facebook BaKTI )

Mamuju ( 27/3/2013 ) - M.Aditya Arie Yudistira ( Adit ) Direktur Eksekutif Yayasan Karampuang kemarin ( tanggal 26/3/2013 ) di Conrad Hotel Kuta Bali telah menerima Penghargaan Millineum Development Goal ( MDG Award ) Tahun 2012 dari Presiden RI.

Penghargaan tersebut diterima M.Aditya sebagai Pemenang dalam Kategori Pendidikan Program SIOLA (
Stimulasi Intervensi Optimalisasi Layanan Anak )  hasil kerjasama Yayasan Karampuang dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju dalam hal ini BAPPEDA Kabupaten Mamuju

Dari 661 Program yang didaftarkan ke Panitia dari seluruh Indonesia kemudian diseleksi oleh Panitia MDGs Award lewat 2 tahapan, pada tahapan pertama hanya 90 program yang lolos, namun dalam  tahapan kedua tinggal 44 Program yang masuk sebagai nominasi yang kemadian di undang untuk hadir di Bali.

Penganugrahan MDGAward 2012 dibuka Oleh Presiden RI Bpk. Dr.H.Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia bersatu jilid II.  Dari Mamuju hadir Bapak Bupati Drs.H.Suhardi Duka, MM  ( Pa SDK ), para nominator yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, serta undangan.

Aditya dalam keterangannya mengatakan " Tak pernah menyangka Penghargaan MDG Award untuk bidang pendidikan akan Jatuh ketangan, ini adalah kado terbaik untuk Kabupaten Mamuju, Yayasan Karampuang dan Pemerintah Daerah, terutama Bapak SDK yang selama ini sangat konsen terhadap Dunia Pendidikan dan Kesehatan yang telah mencanangkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis sejak dulu " katanya.

" Syukur kerja keras seluruh anggota Yayasan Karampuang dan Pemda Kabupaten Mamuju berbuah manis,  Award ini adalah hasil kerja seluruh stockholder terkait, Pemerintah dan masyarakat Mamuju semoga award MDGs  pertama ini bukan yang terakhir untuk Mamuju, tahun depan dan tahun berikutnya Kabupaten Mamuju bisa meraih penghargaan dibidang dan kategori lainnya dibidang Pembangunan "

Pada bagian lain Aditya menghaturkian terima kasih kepada Bapak Bupati Mamuju Drs.H.Suhardi Duka, MM ( Pa SDK ) yang telah memberi bimbingan selama ini, Pa Sekda dan Ketua Bappeda serta jajaran Pemda Kabupaten Mamuju, masyarakat Mamuju yang telah ikut berpartisipasi dalam program ini, tanpa mereka Yayasan Karampuang bukan apa-apa " katanya.

Selamat untuk Yayasan Karampung  atas berhasilnya memperoleh Anugrah MDGs Award 2012, Semoga Tuhan selalu memberkati Amin***

JELANG KLB, SMS PA SBY DAN SMS PA MARZUKI BOCOR KEMEDIA, ATAU SENGAJA DIBOCORKAN ?!



 Mas Anas, Pa SBY dan Pa Marzuki Ali ( foto : www.merdeka.com ).
Opin Saya : Muhammad Nur ( OKT ).

Menakjubkan gonjang-ganjing pemberitaan Media meyoal  Kongres Luar Biasa  KLB Partai Demokrat, yang semakin luar biasa karena beritanya dikemas sedemikian bombabtis, spektakuler dan membahana, agenda utama KLB untuk memilih pengganti Mas Anas untuk menandatangani Daftar Calon Sementara ( DCS ) dijadikan HOT Issue dengan berbagai Topik-topik yang menarik,  ada soal rangkap jabatan, pejabat Negara  harus fokus,  padahal bukan rahasia umum lagi kalau tidak sedikit Pemimpin Negara seorang presiden atau Perdana Mentri, Menteri,  anggota Legeslatif dan  jabatan public lainnya yang dijabat oleh Ketua Umum Partai sejak dahulu kala hingga sekarang ini, bukan saja di Indonesia tetapi di Dunia luar, maksud Saya luar Negri,bukan luar angkasa hmmm.

Yakin semua orang pintar tahu  karena bukan rahasia umum tak perlu saya  sebutkan satu-satu, yang jadi pertanyaan  apakah ini pertanda baik bagi Demokrasi atau sebaliknya mengada-ada, yang ada ditiadakan yang tiada diadakan, hehehehehe Just kidding )  ? "

Tak ada bukti yang berdasarkan survey, penelitian ilmiah  yang membuat kesimpulan bahwa seorang pejabat Public yang tidak merangkap jabatan Ketua Umum Partai mempunyai kinerja yang luar biasa baiknya sebaliknya Pejabat public yang  merangkap jabatan Ketua Partai kinerjanya merosot, amburadul dan sebagainya, semua kembali kepada Ketua Umum terpilih nyaman mundur setelah jadi Ketum atau tetap jadi Ketum dan rangkap jabatan.

Hari ini Rabu, 27 Maret 2013 ), Jelang beberapa saat yang lalu Saya membaca berita online yang memberitakan topik sederhana " SMS " PA SBY TEGUR PA MARZUKI ALIE Jelang KLB,masih topik yang sama " SMS" Ini jawaban Pa Marzuki Alie, ditegur Pa SBY " topiknya sederhana isinya menarik, karena menarik tak perlu saya muat dan copy paste bunyi sms itu.

Kenapa SMS itu muncul menurut sumber  karena Pa Marzuki Alie mengumpulkan ketua DPD dan DPC PD di Hotel Putri Duyung, Ancol, Jakarta. Melalui SMS  yang dikirimkan pada hari  Selasa  kemarin, Marzuki mengundang ketua DPD dan DPC PD yang  transit untuk berangkat sama-sama ke Bali pada hari ini . Kabarnya Pa  Marzuki juga menyiapkan penginapan di Bali sebelum KLB digelar di Sanur pada 30 Maret besok.

Pa Marzuki Alie mengaku pesan singkat itu dikirimkan oleh anak angkatnya bernama Opat, menurut Pa Marzuki merasa perlu untuk membantu kawan-kawan para Ketua DPD atau DPC  karena kesulitan mendapatkan tiket ke Bali, apalagi ratusan orang akan menlakukan penerbangan sekaligus, tentu tak menghalangi bila ada Ketua DPD atau DPC yang mau langsung Ke Bali karena Partai telah menyiapkan penampungan sementara mulai 29 Maret 2013.

Berita Saya kutip dari detikNews ( Rabu 27/3/2013 ) memberitakan ( mengapa Saya kutip tentulah karena Saya tidak berada di TKP, tidak dikenal dan tidak punya Nomor HP  Pa Marzuki   untuk komfirmasi  kalau begitu Saya harus menyebut sumber beritanya  ) , Karena mendapatkan SMS dari Pa SBY Pa Marzuki Ale mengirim pesan singkat ke SBY. Marzuki kurang nyaman diposisikan berseberangan dengan SBY. Marzuki mengaku sedih dirinya dianggap melakukan konsolidasi untuk kemenangannya di KLB PD yang akan digelar di Sanur, Bali, pada 30 Maret 2013 yang tingga; 3 hari lagi.

Sebenarnya   Saya punya kutipan kedua SMS yang bocor ke Media itu, namun tak perlu kemudian Saya membuatnya semakin menjadi berita HeadLine padahal SMS yang biasanya bukan untuk komsumsi umum menjadi Berita dahsyat, yang ingin Saya ketahui apakah Berita SMS ini bocor atau sengaja dibocorkan ke Media, kalau bocor bukan salah media karena media memang tugasnya mencari berita kalau bisa hingga keujung Dunia, atau memang sengaja dibocorkan oleh pihak ketiga, tak mungkinlah kalau bocor dengan sendirinya..hmmm ... ? ****

Senin, 25 Maret 2013

PROFIL 12 KETUA UMUM PARTAI PESERTA PEMILU 2014

Ilustrasi Foto : seputarnusantara.com

Kontroversi soal Apakah Ketua Umum Partai tidak boleh atu boleh merangkap jabatan ketika terpilih menjadi Ketua Umum tergantung dari AD/ART atau peraturan resmi yang telah disepakatai  bersama dalam kongres, ada beberapa Partai peserta Pemilu 2014 yang Ketua Umumnya merangkap jabatan adapula yang mundur ketika terpilih jadi Ketua Umum, untuk sekedar berbagi wawasan berikut Saya buat daftar Nama dan Profil singkat Ketua Umum Partai Peserta Pemilu 2014 atau yang sederajat baik yang rangkap jabatan maupun yang tidak, sebelumnya Ibu Megawati, Pa Yusuf Kalla dan MS Kaban pernah merangkap jabatan sebagai Pejabat Negara sekaligus sebagai Ketua Umum Partai, berikut Daftarnya :

1. KETUA UMUM PARTAI YANG RANGKAP JABATAN :
  • Drs. H. Suryadharma Ali MSi, Lahir di Jakarta 19 September 1956 Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan masa bhakti 2007 hingga sekarang,  rangkap jabatan sebagai ( Menteri Agama RI di KIB 2 sejak 22 Oktober 2009  ), sebelumnya Beliau pernah menjabat Menteri Negara Koperasi dan UKM di KIB 1(satu).
  • Drs.H.Muhaimin Iskandar, M.Si ( Gus Imin ) Lahir di Jombang Jawa Timur 24 September 1966 ( 46 Tahun ), Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa mas bhakti 2006 sampai sekarang, merangkap jabatan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ri di KIB. 2 (dua ) sejak 22 Oktober 2009, sarjana Ilmu Politik UGM dan Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi UI.
  • Ir.Hatta Rajasa, lahir di Palembang tanggal 18 Desember 1953, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional sejak tahun 2010 sampai sekarang, jabatan Menko Perekonomian di KIB.2(dua), sebelumnya Pengusaha sukses, anggota DPR/MPR, Menteri Sekertaris Negara priode 2007-2009, Menteri Perhubungan 2004-2007 dan Menteri Riset dan Teknologi 2004-2007, sarjana Teknik ITB.
2. KETUA UMUM PARTAI ATAU YANG SEDERAJAT YANG TIDAK RANGKAP JABATAN : 
  • Ir. H. Aburizal Bakrie, Lahir di Jakarta 15 November 1946, Ketua Umum DPP Partai Golkar masa bhakti 2009 sampai sekarang, pengusaha Bakrie Group  jabatan sebelumnya Menko Kesra 2005-2009 dan Menko Perekonomian 2004-2005, Sarjana Elektro Institut Teknologi Bandung.
  • Prof. Dr.Ir.Suhardi, M.Sc, lahir di Klaten 13 Agustus 1952, Ketua Umum Partai Gerindra sampai sekarang,  Dekan Fakultas Kehutanan UGM, jabatan sebelumnya Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Departemen Kehutanan dan Perkebunan. Dimana beliau memperoleh penghargaan Satya Lencana Karya Satya, Politisi dan akademisi lulusan University of the Philippinnes Los BaƱos (UPLB ).
  • Surya Dharma Paloh, lahir di Kutaraja Banda Aceh pada tanggal 16 Juli 1951, Ketua Umum DPP Partai Nasdem sejak 2013, Pengusaha Media Group, pemilik dan pendiri Metro TV dan Nasional Demokrat, jabatan sebelumnya di Politik anggota MPR RI selama 2 priode, menekuni pendidikan Ilmu Hukum dan Ilmu Politik.
  • Jenderal Purnawirawan WIRANTO, Lahir Di Yogyakarta pada tanggal 4 April 1947, Ketua Umum DPP Partai Hanura 2006-2010 dqn 2010-2015, jabatan terakhir Panglima TNI 1998/1999, Menko Polhukam 1999-2000, lulusan Akademi Militer Nasional 1968, Universitas terbuka tahun 1995 dan Perguruan Tinggi Ilmu hukum militer 1996.
  • Muhammad Anis Matta, lahir di Bone Sulawesi Selatan,tanggal
    7 Desember 1968, Beliau ini adalah kader Muda yang eksis sejak awal di Partai Keadilan Sejahtera, dan telah menjabat Sekertaris Jenderal sejak PKS masih bernama Partai Keadilan hingga hari ini Jum’at ( 1/2/13) ketika dengan resmi terpilih menjadi Presiden PKS tak tanggung-tanggung saat terpilih Beliau dengan resmi mengumumkan pengunduran diri sebagai Wakil Ketua DPR RI dan Sekaligus sebagai anggota DPR RI 2009 - 2014 karena ingin fokus bekerja untuk Partai yang dipimpinnya. Selain berkarier di Politik Anis Matta Pria 44 Tahun lulusan S1 di bidang Syariah Islam dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) tahun 1992. Yang pada Tahun 2001 mengikuti pendidikan di Lemhannas ini juga pernah berkarier dibidang bisnis, menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Menara Inti Tijara, Direktur Pusat Studi Isalam Almanar, dan Komisaris PT Indo Media Green Pages.
  • Megawati Soekarno Putri, lahir di Yogyakarta pada tanggal 23 Januari 1947, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sejak 1999 sampai sekarang, jabatan public yang pernah diemban sebagai wakil presiden priode 1999 s/d 2001 dan Presiden RI priode 2001 -2004.
    Megawati pernah mengenyam pendidikan di Universitas Padjadjaran Bandung dalam bidang pertanian serta di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia meskipun tidak sampai lulus.
  • Partai Demokrat menunggu KLB di Bali.
  • H Dr Malem Sambat (MS) Kaban SE MSi,  Lahir di Binjai Sumatra Utara, 5 Agustus 1958, Ketua Umum Partai Bulan Bintang sejak tahun 2005 s/d sekarang, Mantan Menteri Kehutanan KIB 1 (satu ) , anggota DPR/MPR RI, Dosen Universitas Ibnu Khaldun Bogor.
  • Letjen ( Purn) Dr (HC) Sutiyoso, lahir di Semarang tanggal 6 Desember 1944, Ketua Umum DPP Partai Kesatuan Persatuan Indonesia ( PKPI ), matan Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1997 s/d 2007, Wakil Danjen Kopasus, Kepala Staf Kodam Jaya, Panglima Kodam Jaya. Pendidikan Akademi Militer tahun 1968.
Urutan-urutan diatas bukanlah berarti apa-apa ditulis secara acak dan Untuk sementara dikoma dulu hingga terpilihnya Ketua Umum DPP Partai Demokrat di KLB Bali***

Dari berbagai sumber *** 

PA SBY ATAU IBU ANI PILIHAN YANG TEPAT, CEPAT DAN AKURAT DI KLB PARTAI DEMOKRAT BALI

 Opini Oleh Saya : Muhammad Nur.

  Pa SBY Ibu Ani Foto : www.sorotnews.com

Hari Minggu tanggal 24 Maret 2013  Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat menggelar pertemuan biasa silaturrakhmi dengan 33 Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi diseluruh Indonesia di kediamannya Puri Cikeas Bogor Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut SBY diminta kesediaannya Oleh 33 Ketua DPD untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum yang mengundurkan diri hingga masa bhakti 2015  dalam KLB yang akan digelar di Bali pekan depan.

Berhubung Pa SBY masih menjabat Presiden RI hingga 2014 yang akan datang maka pengusul para Ketua DPD menyarankan agar dibentuk ketua harian, karena Pa SBY masih akan fokus melaksanakan tugas-tugas Pemerintahan dan tugas Kenegaraan.

Mengapa harus Pa SBY seorang kalau Beliau sibuk,  masih ada Ibu Negara Ani Yudhoyono Mantan Wakil Ketua DPP dan Mas Ibas Sekjen DPP Partai Demokrat yang juga punya potensi dan kompetensi kuat untuk menjadi kandidat Ketua DPP dalam  ExtraOrdinary kalau nantinya Pa SBY betul-betul  tidak bersedia karena kesibukannya sebagai Presiden.

Kita mengetahui bahwa Maksud dari ke-33 DPD mengusulkan agar Pa SBY menjadi Ketua Umum dalam kepengurusan  priode  2010-2015 adalah karena hanya Pa SBY yang bisa membentengi Partai dan mengayomi para kader Partai, paling tidak hingga Partai Demokrat kembali pada perform,  saat sekarang ini hanya keluarga Cikeas yang paling berpotensi untuk menaikkan kembali elektabilitas partai yang katanya melorot oleh Survey.

Walau di external Partai ada pihak-pihak yang berusaha melemahkan dengan melakukan kritik dengan berbagai cara baik yang lasim maupun tak lasim, itu bunga demokrasi dan Pa SBY dengan pengalaman dan ketenangannya akan sanggup mengatasi kritikan itu dengan tenang dan pasti.

Dengan melihat dan mendalami suasana yang sudah sangat mendesak untuk pengajuan DCS ( Daftar Calon Sementara ) maka KLB tak mungkin dibuat bertele-tele, serumit, apalagi deadlock dan voting   seperti Kongres terjadwal sesungguhnya, ini Kongres luar biasa yang perlakuannya ExtraOrdianry untuk kepentingan bersama semua kader dan simpatisan,  masyarakat Indonesia yang cinta Damai dan penganut Demokrasi.

Kalaupun Pa SBY masih menimbang-nimbang atau menimang-nimang usulan Ketua DPD yang meminta kesediaan Beliau Jadi Ketum, yang tentu saja akan diikuti oleh Ketua-Ketua DPC diseluruh Indonesia tentu akan membuat suasana dan situasi yang kurang  pasti jelang kongres, Saya yakin Pa SBY atau Ibu Ani akan bersedia demi penyelamatan Partai.

Ketua  DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat Drs.H.Suahrdi Duka, MM ( Pa SDK )  jauh sebelumnya telah membuat komitmen yang disetujui oleh para Ketua DPC  Partai Demokrat Se-Sulawesi Barat untuk mematuhi apapun kebijakan yang diambil Ketua Dewan Pembina / Ketua Majelis Tinggi dalam Kongres Luar Biasa ( KLB ) di Bali tanggal 30/31 Maret 2013 yang akan datang.

Saya sependapat dengan Ketua DPD PD Sulbar Pa SDK yang mendukung kebijakan Partai, tentu pendapat pribadi Saya  sebagai masyarakat dan kader Partai agar Pa SBY bersedia menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam rangka penyelamatan dan keutuhan Partai untuk meningkatkan  elektabilitas menghadapi pemilu 2014.

Kita tahu dipundak Beliau masih ada tugas dan tanggung jawab sebagai Presiden dan akan fokus menjalankan tugas Negara sebagai Presiden, Ketum terpilih Pa SBY dapat menunjuk  Ibu Negara Ani Yudhoyono, Pa Marzuki Alie bersama Mas Ibas sebagai  Ketua Harian DPP Partai Demokrat, setidaknya hingga  Kongres digelar pada tahun 2015.

Wassalam Terima kasih.
Berita Terkait : 

TAK ADA LARANGAN RANGKAP JABATAN KETUM DEMOKRAT.

Sumber Media Elektronic dan Online.

Sabtu, 23 Maret 2013

PA SDK AKAN HADIRI PENGANUGRAHAN MDG AWARDs DI BALI

 Pa SDK menerima penghargaan ( foto FB )
Bupati Mamuju ( Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat ) Drs.H.Suhardi Duka, MM  ( SDK )  Insya Allah  akan bertolak menuju Bali Hari Senin tanggal 25/3/2013,  untuk hadir sebagai salah satu Nominator Indonesia MDG 2012 dalam kategori Pendidikan, hasil kerja sama Yayasan Karampuang dan Bappeda Kabupaten Mamuju, yang akan diselenggarakan di Conrad Hotel Bali Selasa (26/3/2013 ).

Sebagaimana diketahui bersama bahwa Dari 661 program yang terdaftar di Panitia untuk Indonesia Development Goals telah menetapkan 44 nominasi dari seluruh Indonesia yang terdiri dari beberapa Kategori Peserta dan Kategori Thema, Kategori peserta  misalnya dari Kabupaten Kota, Swasta, LSM, Organisasi Pemuda/Akademisi. Sedang untuk Kategori Thema KIA, Layanan Air Bersih, Nutrisi, Pendidikan, dan penyakit menular.

Sebagai salah satu Nominator dari 6 Nominator  Kategori peserta LSM bekerjasama dengan Pemda Kabupaten dalam program Pendidikan terpilih Yayasan Karampuang dan Bappeda Mamuju Dari Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

  M.Aditya Arie Yudistira Direktur Eksekutif Yayasan Karampuan hari ini ( 23/3/2012 ) di Kantornya dibilangan Kompleks Transmigrasi Jl.Ir.Juanda No.32 B Mamuju mengatakan bahwa  “  Program MDGs adalah Deklarasi Millenium hasil kesepakatan Kepala Negara dan Perwakilan 189 Negara di PBB yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2000, berupa 8 butir tujuan yang harus dicapai pada tahun 2015  untuk mensejatrakan masyarakat ” Kata Aditya.

  ” Target  ini adalah tantangan dalam pembangunan diseluruh dunia yang terurai dalm deklarasi Millineium, diadopsi oleh 189 Negara, ditandatangani oleh 147 Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan  termasuk Indonesia, tujuannya tentu program yang langsung meneyentuh kepada rakyat antara lain penanggulangan kemiskinan dan kelaparan, Pendidikan Dasar untuk semua Orang, Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan Ibu, HIV/Aids, Malaria dan penyakit menular, memastkan kelestarian lingkungan hidup serta mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan ” Katanya menjelaskan tentang tujuan MDGS.

” Kami telah menerima Undangan sebagai nominator dari Asisten Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs Ibu Diah S Saminarsih, maka Insya Allah kami  akan berangkat bersama Bapak Bupati Mamuju Pa Drs.H.Suhardi Duka, MM ( SDK )  untuk menghadiri acara tersebut pada Hari Senin lusa.  Kami berharap Panitia bisa melihat kesungguhan kami dalam pengelolaan SIOLA di Kabupaten Mamuju, dan komitmen Pa SDK  sejak dilantik jadi bupati dalam program Pendidikan dan Kesehatan yang telah mencapai sukses, menjadi nominator saja kami sudah bersyukur, karena hanya sedikit orang yang bisa dinominasi, apalagi kalau mendapatkan award, Doakan Pa  ” ungkapnya mengakhiri pembicaraan.

Semoga ****

Rabu, 20 Maret 2013

SIAPA BILANG ADA LARANGAN RANGKAP JABATAN CALON KETUM DI EXTRAORDIANRY CONGRES ( KLB ) PARTAI DEMOKRAT


Ilustrasi Foto : Google

OPINI SAYA : MUHAMMAD NUR - MAMUJU

Ketua Organizing Comitte ExtraOrdianry Congres Party Democrat ( KLB ) yang akan diselenggarakan akhir Maret 2013 Max Sopacua menilai Marzuki Alie Ketua DPR RI  memiliki Peluang besar memenangi ketua umum Demokrat. Marzuki kalah dalam Kongres 2010 di Bandung hanya dengan selisih kecil dari Anas Urbaningrum.

Beberapa Hari yang lalu Saya sempat beradu argument dengan rekan-rekan Saya di Sekertariat DPD yang mengatakan bahwa ": Rangkap jabatan dilarang untuk seorang Ketua Umum Partai Demokrat, sejak dulu hingga sekarang  ! " katanya. Dengan memberikan argumen bahwa Anas Urbaningrum setelah terpilih jadi Ketum pada Kongres 2010 melepas jabatannya sebagai Ketua Fraksi Demokrat Di DPR RI, sembari mencontokan bahwa pengurus sebelumnya Pa Hadi Utomo juga tidak melakukan rangkap jabatan.

Sebagai salah seorang yang baru bergabung di Partai Demokrat walau tidak berkeinginan untuk menjadi anggota legeslatif Saya berusaha menyelami apa yang terkandung dalam konstitusi Partai AD/ART dengan membacanya berulang kali, tak ada satupun BAB atau pasal yang menunjukkan bahwa Ketum dilarang untuk merangkap jabatan lainnya.

Dengan dasar tersebut Saya berkeyakinan dan bertahan dengan pendapat Saya walau dikeroyok oleh teman-teman baik yang sudah lama berkecimpung didalam Partai maupun yang baru tapi mengaku pintar dengan berdalih walau tak terdapat dalam AD/ART tapi diatur dalam PO ( Petunjuk Operasional ) kata mereka, walau Saya berusaha agar mereka menunjukkan kepada Saya PO dimaksud tak dipenuhi, Saya tetap pada pendirian bahwa hal itu tak mungkin dilakukan oleh Demokrat sebagai Partai yang mengedepankan Demokrasi dan Politik Bersih, Cerdas dan Santun.

 Mas  Ibas Ketua Panitia Penyelenggara KLB Bali ( Foto : TEMPO.CO )

Nampaknya kurang Cerdas bila Partai tidak memperbolehkan Kadernya yang punya potensi sangat besar untuk mendapatkan dukungan yang juga besar dari voter untuk memangku suatu jabatan Ketum, dimana Sang Calon bisa memberikan kontribusi yang juga besar kepada Partai dalam suatu jabatan tertentu, padahal kita tahu bahwa Partai adalah kendaraan Politik yang akan digunakan seseorang Politisi untuk mencapai tujuan Politik baik untuk kepentingan pribadi dan kepentingan Partai Politik itu sendiri.

Peluang untuk mendapatkan Ketua Umum yang terbaik sangat sulit dalam kondisi darurat di KLB apabila Pa SBY dan keluarganya tidak bersedia dicalonkan dan  Partai mempersyaratkan bahwa Seorang Calon Ketua Umum tidak  boleh memangku jabatan Politik atau jabatan lainnya dan harus mengundurkan diri bila terpilih jadi Ketua Umum, karena hanya sedikit dari banyak Orang yang masuk Partai Politik tidak berharap untuk bisa duduk menyalurkan aspirasi mewakili Rakyat di Legeslatif atau Eksekutif.

Sehubungan dengan hal tersebut nampaknya beralasan bila  Ketua ORGANIZING COMITTE  Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat, Max Sopacua, membantah pencabutan larangan rangkap jabatan bagi calon ketua umum Demokrat untuk memuluskan salah satu calon. "Sebenarnya kan memang belum pernah jadi aturan. Diwacanakan saja untuk para calon itu lebih konsentrasi kepada partai," kata Max di Jakarta, Rabu 20 Maret 2013.

Kepada VivaNews.com Max Sopacua menjelaskan bahwa " ketentuan itu bukan untuk memuluskan ataupun menjegal salah satu calon. "Ini KLB, bukan kongres biasa yang memungkinkan pasar bebas. Ini situasi luar biasa di Demokrat, apakah ketua baru terpilih nantinya bisa menjamin kenaikan elektabilitas tinggi. Untuk itu nggak bisa buka pasar bebas," kata Max.

Namun Max tak bisa memastikan sebagaimana Saya kutip dari Viva " Apakah  mekanisme pemilihan melalui aklamasi. Menurutnya, aklamasi merupakan bagian integral dari demokrasi. "Meskipun tidak dipatok untuk aklamasi," katanya.

Sebagaimana yang dikatakan Oleh Max bahwa Marzuki Alie berpeluang untuk menjadi Ketum yang baru pasca Anas Urbaningrum Sayapun memprediksi demikian, apa alasannya untuk jelasnya baca tulisan Saya  http://polhukam.kompasiana.com/politik/2013/03/10/2/540737/ketika-keluarga-cikeas-tidak-bersedia-marzuki-alie-calon-kuat-ketum-demokrat-.html.

Itupun hanya Instink dan prediksi Saya tidak menuntup kemungkinan bisa berbeda atau sama  dengan apa yang terjadi dalam ExtraOrdinary Congres kita lihat hasilnya****

Jumat, 15 Maret 2013

SAAN MUSTAFA SIAP JADI KETUM PD , TRIDIANTO MENCALONKAN DIRI TAPI SDK KETUA DPD PD SULBAR LEBIH BERPOTENSI

 Opini Saya : MUHAMMAD NUR.



Santer terdengar berita tentang  kesiapan dan kesungguhan Bung  Saan Mustafa Wakil Sekertaris Jenderal Partai Demokrat untuk menjadi salah satu petarung dalam memperebutkan kursi number One di Partai besutan Pa SBY Partai Demokrat, dalam keterangannya kepada Wartawan diberbagai media mengatakan tidak main-main ( bercanda pen ) dengan niatnya yang tulus untuk maju bersaing dengan para kandidat lainnya di kancah pemilihan Ketua Umum Partai berlambang Mersy Biru ini dalam KLB yang akan digelar akhir Maret 2013 yang akan datang.

Bung Saan Mustafa adalah salah satu figur yang kerap tampil  di Media massa, di Media Elektronic TV Nasional Swasta, Mainsteream media atau media online, sosoknya sudah sangat dikenal oleh masyarakat disamping kerap muncul memberikan keterangan pers dalam berbagai hal  pada saat Mas Anas Urbaningrum masih menjabat Ketua Umum Beliau ini tak pernah jauh dari sisi Sang Ketua Umum disetiap kesempatan, banyak orang yang mengatakan Saan Mustafa adalah Loyalis setia Mas Anas Urbaningrum.

Keyakinan Saan Mustafa yang akan maju dalam bursa pencalonan untuk dipilih oleh pemilik suara di KLB itu sah-sah saja dan merupakan hak siapa saja kader yang memilikin KTA Partai berdasarkan AD/ART, dan dipilih setidaknya 50 % + 1 Suara, Maaf bukan mengecilkan arti seorang Bung Saan untuk maju dan bertarung,   namun dipenuhinya persyaratan ditambah keyakinan, dan keinginan bulat saja belumlah cukup untuk membuat 417 Suara DPC ditambah 34 Suara DPD dan DPP bisa sepakat untuk memilih Saan Mustafa, apalagi bagi Orang daerah yang tinggal jauh dari Ibukota belum melihat kinerja ekstra Bung Saan yang menghasilkan sesuatu yang mampu mengangkat Elektabilitas dan kepercayaan msyarakat terhadap Partai Demokrat baik melalui lembaga legeslatif maupun didalam kepengurusan Partai Demokrat sendiri.

Sebagai mantan Orang dekat Mas Anas Urbaningrum tentu ada beberapa DPC atau DPD yang memihak dan memilih pada Bung Saan,  namun setelah fakta integritas ditandatangani ditambah dengan  arahan-arahan serta pencerahan dari Majelis Tinggi Partai maka menurut Saya kemungkinan besar harapan Bung Saan untuk mendapatkan suara yang signifikan sangat tipis apalagi saat ini Mas Anas tengah dibelit masaalah hukum, dimana kecendrungan setiap orang untuk menjauhi keterlibatan dalam proses hukum.

Sebagai kader Partai Demokrat yang kebetulan bermukim di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat tentu mempunyai hak untuk berpendapat yang sifatnya saran dan pertimbangan untuk kemajuan Demokrasi yang diperjuangkan Oleh Partai Demokrat, saran itu bisa didengarkan atau tidak didengarkan, bisa diterima atau dibuang ketongsampah.

Kalau boleh jujur  dan berpendapat, pendapat pribadi Saya cenderung memilih Pa SDK  bila bertarung head to head dengan Bung Saan  untuk menjadi  calon Ketua Umum pengganti antar waktu Mas Anas Urbaningrum, walau Saya ketahui dengan  pasti bahwa Beliau tidak mempunyai keingingan, jangankan keinginan Beliau tidak pernah berniat sama sekali.

Kalau ada yang bertanya dan mengatakan memilih SDK karena Saya adalah kader Partai yang ingin mendapat tempat spesial atau menjilat kedudukan,  dengan tegas saya membantah saya sudah mendapatkan pekerjaan dan pensiun jauh sebelum bergabung dengan partai demokrat, mungkin Saya satu-satunya Pengurus Teras DPD Partai Demokrat Sulbar ( sebagai wakil sekertaris ) yang sejak pertama kali bergabung bersama Partai Demokrat tidak  bersedia untuk dicalonkan apalagi mencalonkan diri menjadi anggota legeslatif ( saya sudah berkaca dan melihat wajah Saya dicermin bukan karena buruk rupa cermin dibelah ).

INI 7 ALASAN SAYA KALAU SAYA PUNYA WEWENANG UNTUK MEMILIH  : 
  1. SECARA UMUM DAN SPESIFIK PA SDK MAMPU Memimpin dan jadi Pemimpin, mampu meningkatkan elektbilitas PD di Sulbar,  mempertahankan kepercayaan para kader dan simpatisan Partai Demokrat, menjaga kredibilitas Partai sampai keakar rumput walau badai  dan gonjang-ganjing pemberitaan miring  masaalah korupsi terus membahana. Salah satu bukti kongkrit banyaknya pelamar yang ingin mengendarai Partai Demokrat untuk maju baik untuk bertarung di Pilkada apalagi yang ingin menjadi anggota legeslatif, pelamar yang masuk lebih banyak sekitar 200 % dari target yang ditentukan terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pensiunan pejabat dan dari partai yang tak lolos previkasi. Para kader dan simpatisan Partai Demokrat hingga keakar rumput tetap percaya bahwa pelanggaran hukum yang terjadi di Pusat adalah masaalah pribadi Demokrat konsen untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu, kalau ada yang kurang yakin dengan pernyataan Saya bahwa PD tetap mendapatkan kepercayaan masyarakat silahkan di Survey oleh Tim Survey Independent yang tidak di danai oleh pihak-pihak yang bersebrangan dengan PD.
  2. PA SDK adalah sosok yang sederhana, Integritas tinggi , dipercaya, bersih dan Komitmen.
  3. Mempunyai semangat dan cita-cita yang luhur,  Baca Disini.  
  4. Pa SDK sangat respek terhadap Orang lain Klik dan baca Disini Kisah miris M.Adhan Kasim 1/4 Abad Jadi Kades.
  5. Baru beberapa saat yang lalu hari ini senin sore tanggal 18/3/2013  Mantan Ketua DPC Cilacap Tridianto melalui TV Nasional Swasta  ternama mengumumkan pencalonan dirinya dalam bursa Calon Ketum dalam Extraordinary Congres yang rencananya akan digelar di Bali akhir Maret 2013 katanya Bung Tri sudah didukung oleh kurang lebih 100 suara dari DPC se Indonesia dengan mengusung Thema Jujur, Bersih dan perduli pada Rakyat Tri yakin akan bersaing dengan ketat dengan kandiadt lainnya, menurut Saya ini adalah sensasi walau serius rasanya Pa SDK Ketua DPD PD Sulbar lebih layak untuk tampil sebagai calon seandainya Beliau bersedia, walau baru saja bergabung bersama Partai Demokrat namun kinerja dan rekam jejak kariernya yang berangkat dari PNS lalu melangkah pasti sebagai politisi yang mengetuai berbagai Organisasi , legislator dan Kepala Daerah berjalan mulus tanpa cacat. 

 BERSAMBUNG


Kamis, 14 Maret 2013

KETUM DEMOKRAT DITENTUKAN MAJELIS TINGGI DAN DIPILIH DALAM KLB DI BALI 30/31 MARET 2013

 Nurhayati Ali Assegaf ( foto :
nasional.berita21.com)

Kalau Tak ada aral melintang Insya Allah KLB ( Kongres Luar Biasa ) Partai Demokrat akan diselenggarakan pada tanggal 30/31 Maret 2013 di Bali dengan agenda utama Pemilihan Ketua Umum pengganti antara waktu 2010 - 2015 pasca mundurnya Mas Anas Urbaningrum pada tanggal 23 Pebruari 2013 yang baru lalu.

Berita ini penulis kutip dari sumber  Media online VivaNews yang memberitakan bahwa Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI Ibu Nurhayati Ali Assegaf mengatakan bahwa kemungkinan Partai Demokrat akan memilih Ketua Umum secara aklamasi berdasarkan musyawarah mufakat. Calon-calon Ketua Umum Demokrat akan ditentukan lebih dulu oleh Majelis Tinggi sebelum dipilih secara aklamasi pada Kongres Luar Biasa Partai Demokrat.

Lebih lanjut Ibu Nurhayati mengungkapkan,  menjamin proses pemilihan Ketua Umum akan tetap demokratis sekalipun dilakukan dengan aklamasi. “Aklamasi bukan berarti tidak demokratis. Tapi kalau sudah 80 persen (kader) mengajukan nama tertentu, berarti itu kan sudah dibilang aklamasi. Daripada (membuang waktu) untuk proses voting lagi. Jadi aklamasi itu demokratis,” kata Nurhayati di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 14 Maret 2013.

“Semua orang boleh usung nama calon Ketua Umum, masak ketua Majelis Tinggi tidak boleh mengusung nama? Itu hal yang wajar,” kata  Ibu  Nurhayati.

Pada bagian lain Ketua Dewan Pimpinan Daerah Demokrat Bali, Made Mudarta.mengungkapkan bahwa " KLB Partai Demokrat diprediksi tak akan memakan waktu lama. “Untuk memilih Ketua Umum cukup sehari sudah beres. Apalagi aspirasi yang masuk dari jajaran kader mengharapkan KLB bisa musyawarah mufakat,” ujar Mudarta sebagaimana dirilis VivaNews.

SEMOGA. 

Sumber : Ketua Umum Demokrat ditentukan Majelis Tinggi.

Jumat, 08 Maret 2013

RAPAT KHUSUS PA SDK DI SAPOTA MENAKAR POLITIK DI TAHUN ULAR AIR

 Laporan oleh : Muhammad Nur

Mamuju 07 Maret 2013, dalam rangka konsolidasi dan penyatuan presepsi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat Pa SDK mengundang seluruh Jajaran Pengurus DPD Partai Demokrat, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi maupun Kabupaten, serta Ketua DPC Partai Demokrat  Se Sulawesi Barat untuk menghadiri Rapat khusus dengan mengambil tempat di Rujab Bupati Sapota Mamuju, agenda utama Membahas masalah terkini baik mengenai situasi Politik Nasional maupun masalah yang sedang menjadi fokus saat ini Pendaftaran Pencalegan di setiap DPC dan DPD untuk dimutakhirkan data dan kelengkapannya.

Rapat khusus itu dibuka langsung oleh Ketua DPD Pa Drs. H. Suhardi Duka, MM ( Pa SDK ) sekitar jam 8.00 Wita Malam Jum'at tanggal 7 Maret 2013, sebelum Rapat dibuka  lebih dulu para peserta santap malam di aula Rujab Bupati Mamuju SAPOTA, sebelumnya Beliau melontarkan bermacam Jok agar suasana mencair sebelum memasuki acara inti, beliau banyak mengemukakan tentang apa-apa yang didengar, dilihat dan dirasakan ketika menghadiri Undangan Ketua Dewan Pembina / Ketua Majelis Tinggi Partai Bapak SBY di Cikeas Bogor Rumah kediaman Bapak Susilo Bambang Yudhoyono beberapa hari yang baru lalu.

Pertemuan ini sendiri digelar dalam rangka menyikapi berbagai masaalah politik antara lain pesan-pesan Pa SBY, tentang Kongres Luar Biasa kalau digelar dan langkah-langkah yang akan ditempuh oleh DPD untuk menyikapi KLB itu atau tentang penandatanganan kesepakatan dengan para Ketua DPC, tentang Pemilukada 2013 di 2 ( dua ) Kabupaten Sulbar Mamasa dan Polman, serta persiapan Para Caleg dari PD Sulbar menghadapi tahapan pesta Demokrasi di 2014.

Apa yang dikatakan dan dibicarakan dalam rapat menurut hemat kami merupakan upaya nyata dan terprogram dari Pa SDK untuk memenangkan Partai Demokrat khususnya di Sulawesi Barat dan di seluruh Indonesia pada umumnya di Tahun 2014.

Rapat tersebut diikuti atau dihadiri oleh seluruh Pengurus DPD PD SULBAR, Ketua dan Sekertaris DPC, terkecuali Ketua DPC PD Kabupaten Polman Erfan Kamil, ST yang mengirimkan wakilnya karena sedang menghadiri acara penting keluarga di Jakarta, Ketua DPC PD Kabupaten Mamuju Utara Yusri M.Nur dn Ketua DPC Kab.Mamasa yang sedang sibuk mempersiapkan diri mengahadapi Pilkada Mamasa yang menwakilkan pada Sekertarisnya Pa Johannes.

Kami telah mencatat dan merekam apa saja yang Beliau ucapkan dan katakan dalam Rapat khusus ini, namun karena pada saat itu kami belum sempat melakukan konfirmasi atau audiensi kepada Ketua DPD tentang hasil rapat apakah bersifat khusus ( Off The Record ) tertutup atau bisa diberitakan untuk konsumsi Public sehingga isi dari Rapat khusus tersebut belum bisa kami buka ke Public saat ini.

Pada kesempatan ini kami hanya menyajikan sebahagian foto-foto yang kami abadikan saat Rapat khusus itu digelar tadi Malam di Cikeas-nya Mamuju ( maaf sekedar. Intermezzo ) seperti berikut ini, barangkali kurang lengkap Insya Allah kalau sudah direstui oleh Ketua DPD   kami akan sajikan lagi pada tulisan berikutnya :



Ketua DPD PA SDK Tengah diapit oleh Sekertaris DPD Andi Mappangara Kiri dan Ketua 1 Syukur Dallu kanan.sebelum Rapat berlangsung ) foto: M.Nur.


KETUA DPD PA SDK tengah diapit oleh Nyonya Soleman Pengurus DPC dan Caleg mewakili Perempuan dari Mamasa  serta Syamsul Samad Anngota DPRD Polman Fraksi Demokrat ( foto : Muh.Nur PPWI Mamuju )


Paling Depan Pa Jaruddin Bacaleg dan Pengurus DPD Sulbar, dilatar belakang para Bacaleg, Anggota DPRD Prov dan Kab se-Sulbar peserta Rapat ( foto : Muh.Nur )



Para Peserta Rapat nampak Arwan Aras Wkl.Sekertaris DPD, Nursalim,S.Sos, H. Abu Bakar Bajeber Bendahara DPD dan Pengurus DPC lainnya ( Foto : Muh.Nur )

Ketua Dewan Pengawas DPD A.Hatta Dai kiri dan Pa Jamruddin Korlap Pengurus DPD Partai Demokrat Sulbar ( Foto : Muhammad Nur )

 Pa Syahrul Sukardi Anggota DPRD dan Peserta Rapat lainnya ( foto : Muhammad Nur )

 Dari kiri kekanan Pa Soleman Pengurus DPC Mamasa, Pa SDK Ketua DPD Sulbar dan Ibu Mei Soleman Pengurus DPC Mamasa.

Sementara hanya ini yang bisa kami laporkan semoga Tahun 2013 Tahunnya Ular Air bisa membawa berkah dan kemajuan di Tahun 2014. Aman Damai dan Sejahtera.***

Rabu, 06 Maret 2013

REFLEKSI " TARGET PA SDK DEMOKRAT MENANG DI PEMILU DAN PILKADA




Merefleksi kembali kisah di  Hari  Kamis 19 Juli 2012, Jam : 10.15 bertempat di d’Maleo Hotel Mamuju, Drs.H.Suhardi Duka,MM terpilih dengan sangat meyakinkan Lima dari tujuh pemilik suara dalam Musda ( Musyawarah Daerah ) ke-2 Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat menghendaki beliau untuk memimpin PD ( Partai Pemenang Pemilu 2009 ), di Sulawesi Barat priode 2012 - 2017.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Mamuju dan saat ini Bupati Mamuju 2 priode 2005-2010 dan 2010-2015, kilas balik kejadian pada Senin 7 Mei 2012 yang lalu, ketika Pa SDK mundur dari jabatannya sebagai Ketua Harian DPD. Partai Golkar Provinsi Sulawesi Barat, karena merasa sudah tidak dibutuhkan lagi Oleh Partai tempatnya berkiprah, beliau merasa ini adalah keputusan terbaik tanpa ada tekanan ataupun paksaan dari pihak manapun. Kiprahnya terhenti di Partai untuk sementara fokus pada pekerjaannya sebagai Bupati Mamuju.


1342750242273697722
Pa SDK dan Keluarga Besarnya ( foto : Facebook Pribadi )

Dari pengamatan penulis saati itu mengatakan bahwa Naluri Pa SDK bekerja sangat baik Dia tak mungkin selalu bersama Partai Golkar yang telah ditempatinya berkarier selama 25 Tahun tanpa celah untuk memperjuangkan Nasib Rakyat di Kabupaten Mamuju khusunya dan Sulawesi Barat dalam kondisi Beliau dan Sahabat-Sahabatnya di Golkar hampir dikatakan tak seiring sejalan lagi.
Keputusan Pa SDK yang juga Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulbar hengkang dari Partai Golkar adalah langkah yang sangat fantastis dan spektakuler bagaimana mungkin satu perahu dengan sahabat-sahabat yang tak lagi sejalan dan sehaluan, mau dibawa kemana perahu untuk dilabuhkan ?! haruskah terombang-ambing dilautan lepas tanpa kendali yang bisa saja berakibat fatal bagi Partai-Nya dengan perseteruan didalam bagai api dalam sekam diajang Pemilu 2014 bila beliau tetap berdiri tanpa tumpuan yang kuat di Partai Golkar, Golkar akan nampak terpecah didalam.


13427504061831398967
Pa SDK ( foto : Facebook SDK Comunity )

Dan sekarang ( mulai hari ini (19/7 ) saat Pimpinan Sidang Syamsul Bahara Devisi Organisasi DPP Demokrat mengetuk palu untuk menetapkan Suhardi Duka selaku ketua terpilih, Pa SDK telah resmi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah PD Sulawesi Barat, jabatan yang harus dipegangnya untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita Beliau untuk bersama Rakyat Sulawesi Barat menuju Tanah Mandar Yang Malaqbi.

Hal penting untuk disimak bahwa Pada bagian pernyataan perdananya sebagai Ketua DPD.I PD Provinsi Sulawesi Barat yang Saya sarikan, Pa SDK bertekad dan siap untuk mengemban amanat yang dipercayakan Oleh Partai Demokrat dalam Musda ke-2 PD untuk memenangkan Partai berlambang Mercy di ajang Pesta Demokrasi Pemilihan Umum pada Tahun 2014 yang akan datang adalah keinginan yang juga merupakan Misi kedepan yang harus Beliau perjuangkan bersama Rakyat Isnsya Allah bisa.

Rasa optimisme beliaui, kapasitas dan integritas untuk membesarkan Partai tak perlu dipertanyakan lagi, kepiawaiannya dalam mengelola sebuah Organisasi serta melakukian komunikasi Politik patut diacungin jempol bagaimana tidak, penulis belum mengetahui atau mendengar Pa SDK gagal melakukan Lobbi-lobbi politik ketika beliau mencalonkan diri sebagai Ketua dalam sebuah Organisasi buktinya beberapa Organisasi mulai dari Organisasi kemahasiswaan, Organisasi Massa dan sosial serta Organisasi Politik pernah dipimpinya, sangat banyak sehingga tidak terlalu penting untuk menyebutnya satu-persatu.


1342750632530832975
Pa SDK sebagai Ketua MPW PP Prov.Sulbar ( Foto : Facebook SDK Comunity )

Kedekatan Pa SDK dengan Rakyat sangat menonjol, beliau meyakini tanpa dukungan Rakyat tak mungkin Beliau terpilih sebagai Anggota DPRD, Ketua DPRD, dan Bupati Mamuju dua Priode di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Pada bagian lain Pa SDK mengatakan mendapat amanah dari kader partai untuk menjadi Nakhoda Demokrat Sulbar, bahwa dukungan semua elemen yang masuk dalam gerbong partai sangat dibutuhkan guna meraih target menang di pemilu yang tinggal dua tahun kedepan,”kata SDK.

Bahwa dalam Pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah pada Muswil ke-2 PD Sulawesi Barat dari 7 pemilik suara terdapat 2 pemilik suara yang tidak menggunakan hak pilihnya dengan kata lain Walk Out, dalam era demokrasi dan Politik hal semacam ini adalah wajar dan sering terjadi. Walau begitu tidaklah dengan perbedaan pandangan politik dalam satu hal dapat merembet ke perihal yang lain, pesta telah usai layar telah ditutup, Ketua DPD PD Prov.Sulbar sudah terpilih, yang memilih maupun yang walk out, kembali berangkulan atau saling merangkul bergandengan tangan menuju cita-cita bersama memanangkan Demokrat di Pemilu 2014.

Dengan upaya maksimal dan dukungan penuh semua elemen Partai mulai dari Desa, Kecamatan dan DPD Partai Demokrat Kabupaten se-Sulawesi Barat, target yang dicanangkan Oleh Pa SDK untuk memenangkan Partai Demokrat di Sulawesi Barat di Pemilu 2014, Pilkada 2015/2016 bukan hanya wacana tanpa makna, bukan pula mimpi atau pepesan kosong belaka, Insya Allah akan jadi Nyata, bila muali hari ini kita rapatkan barisan bina solidaritas berjuang bersama rakyat, Semoga *****

Minggu, 03 Maret 2013

JOKOWI BERKATA " INI BISA DIDENGAR DAN DITERAPKAN

 Rakyat miskin beri solusi bukan uang, beri pancing bukan ikan ( foto : pilgubjabar.worpress.com )

OPINI OLEH : MUHAMMAD NUR.
 
Kita semua tahu sosok Jokowi Guberbur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta priode 2012-2017 kader Partai Denokrasi Perjuangan, kita tak memandang dari Partai mana Beliau berasal, sebagai Pemimpin yang mempunyai cita rasa dan gaya kepemimpinan yang memang khas dari bakat alami tanpa dibuat-buat  dan berhasil memukau masyarakat,  ada beberapa hal yang bisa ditiru dan diterapkan tentu yang sesuai kepribadian masing-masing person.

Saya yakin bahwa di dunia tak ada lagi ciptaan atau penemuan baru kecuali melengkapi dan membuat innovasi kearah yang lebih baik, contoh kecil pembuatan mobil yang dari tahun-tahun ke tahun hanya mengalami perbaikan dan penyempurnaan saja walau berbeda pabrik dan Negara pembuat Mobil, namanya tetap mobil dan kalau mobil bisa terbang namanya jadi mobil pesawat, mobil yang juga pesawat keduanya sudah ada, iya kan ? meniru dan lebih bagus,lebih sempurna, lebih canggih  daripada sebelumnya itu namanya inovasi.

Kembali ke Laptop,  substansi maksudku, Jokowi di hadapan  warga yang memenuhi Wisma Tiberias di Lubuk Pakam, Beliau mengatakan untuk menjadi pemimpin seseorang itu harus mampu mengutamakan rakyat. Pemimpin harus mendatangi rakyat setiap hari, mencari tahu apa masalahnya dan memberikan solusi atas persoalan yang tengah dihadapi mereka.

Sebagaimana dilansir oleh detikNews Minggu ( 03/03/13 ) Jokowi mengatakan bahwa  "Pemimpin itu gak perlu pintar, nanti malah minterin rakyatnya, yang penting jujur dan bersih. Rakyat adalah nomor satu. Setiap hari datangi mereka. Keluhannya apa, kesulitannya apa. Carikan kebijakan agar mereka bisa keluar dari problem persoalan yang ada. Jangan sampai rakyat gak makan, pemimpinnya diam saja. Tidak benar pemimpin seperti itu," tukas Jokowi.

Pemimpin, kata Jokowi, haruslah mengerti persoalan yang dialami rakyat. Jika tidak bisa ke rumah sakit, buat kebijakan sehingga mereka bisa ke rumah sakit. Jika tidak bisa sekolah, harus membuat kebijakan sehingga mereka bisa sekolah. APBD bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat.

"Yang pentingnya APBD-nya, jangan... ?" tukas Jokowi.

"Dikorupsi...,“ sambung ribuan peserta pertemuan dengan kompak.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menceritakan tentang apa yang dia lakukan ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Situasinya dia dan Ahok sama-sama tidak punya uang.

"Awalnya saya kira Ahok itu Cina kaya, ternyata juga gak punya duit," tukas Jokowi yang disambut tawa para peserta.

Karena sama-sama tidak punya uang, maka kedua membekali diri dengan semangat. Dengan bekal itu kemudian mendatangi pasar demi pasar, dari kampung ke kampung, dari rumah ke rumah. Membeberkan kepada rakyat apa yang menjadi tawaran programnya.

"Ternyata rakyat senang. Putaran pertama menang, ngalahin yang punya uang triliunan. Ya sudah putaran kedua tak tinggal tidur," tukas Jokowi yang disambut tawa hadirin.

Meniru yang baik dari siapapun demi kebaikan dan kemaslahatan bersama tentu tidak akan dilarang , karena itu kepada para kandidat Kepala Daerah baik di Mamasa, Polman serta calon legeslatif di seluruh Provinsi Sulbar sebagaimana yang sering di dengung-dengungkan oleh Pa SDK   untuk selalu mengedepankan rakyat. Tentu dengan memberi  solusi untuk mengatasi masalah rakyat  sebagai bagian dari kebijakan yang akan diambil jika para calon Kepala Daerah dan Anggota Legeslatif nanti terpilih di pertarungan Pilkada.dan Pemilu 2014.

Memang Kita butuh Pemimpin Bersih, jujur dan Komitmen, bukan yang kaya dan rakus serta Sombong.***

INILAH UU NO.8/2012 TENTANG PEMILU DAN UU NO.4 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN MAMUJU TENGAH


 Ilustrasi Foto : ngada.org

Oleh : Muhammad Nur.

Tahun 2013 adalah tahun Politik, suhu dan aroma politik di Negeri kita lebih panas dibanding tahun sebelumnya maklum jelang Pemilu 2014 yang tinggal 14 bulan lagi akan digelar Pemilu diseluruh persada nusantara tercinta Indonesia, Partai Politik tentu akan melakukan manuver politik dengan melakukan konsolidasi internal untuk menghadapi Pemilu 2014.  Politisi di berbagai tingkatan, akan melancarkan taktik dan strategi untuk menghadapi konsolidasi ini.

Untuk itu agar dalam melakukan konsolidasi dan penguatan struktur Organisasi serta menguatkan "mesin politik" partai di berbagai tingkatan sehinggan memiliki pemahaman sama dalam menghadapi Pemilu 2014 kami menganggap perlu untuk ikut berpartisipasi  memberikan imformasi berupa draf UU No.8 Tahun 2012 tentang Pemilu, agar halaman tak terlihat sangat panjang Saya kaitkan Link tinggal klik dan baca UU NO.8 TAHUN 2012, 

Mari  kita Flash Back kebelakang melihat kembali Riwayat berdirinya DOB Mamuju Tengah agar kita bisa merenungi betapa panjang penantian masyarakat Mamuju Tengah untuk Mandiri lepas dari Induknya lewat perjuangan panjang yang melelahkan ( kata Orang menunggu adalah pekerjaan berat dan membosankan).

Hari yang ditunggu akhirnya datang juga penantian panjang yang melelahkan berubah menjadi perasaan suka cita ketika DOB Mamuju Tengah resmi disahkan pada hari yang bersejarah tanggal 14 Desember 2012, semua kepenatan dan kegelisahan menanti pupus ditelan kegembiraan, berikut UU No. 4 Tahun 2013 sebagai payung hukum berdirinya Kabupaten Mamuju Tengah tinggal klik dan Baca disini UU No.4 TAHUN 2013.


Ada pepata lama yang mengatakan sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui untuk itu saya juga menampilkan daftar jumlah provinsi dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia dari situs resmi Dirjen Otonomi Daerah tinggal klik dan baca DISINI !

Hanya ini yang bisa Saya sumbangkan untuk masyarakat agar lebih memudahkan untuk  mengetahui dan memaklumi serta menjalankan UU ini dengan baik, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Wassalam 

Jumat, 01 Maret 2013